Sharapova Marah Pada Azarenka
Maria Sharapova marah pada Victoria Azarenka. Namun, persoalan yang terjadi pada dua atlet tenis putri tersebut bukan pria sebagaimana kebanyakan yang terjadi antara dua wanita. Sharapova marah karena tindakan Azarenka untuk terus menggemgam gelar juara dunianya menurut Sharapova culas.
Sharapova atau sering dipanggil Masha dengan kasar menanggapi alasan Azarenka memilih mundur dari ajang WTA Roma pada babak kedua. Azarenka menyatakan bahwa dia terpaksa mundur setelah berhasil lolos dari babak pertama lantaran mengalami cedera di bahu.
Azarenka juga menyatakan “terpaksa” mengikuti ajang ini lebih dulu supaya tak kehilangan angka dalam klasemen peringkat dunianya. Atlet tenis asal Belarusia tersebut menimpakan kesalahan pada WTA sebab peraturan dari otoritas tenis dunia tersebut mewajibkanya berlaga walau menyatakan telah mendapat cederanya ketika WTA Madrid yang lalu.
“Tentu saya kecewa karena harus mundur dari turnamen Roma. Saya berusaha sekeras mungkin tapi kondisi fisik saya kurang baik menjalani turnamen ini,” kata Azarenka sebelumnya.
“Jika peraturan WTA berbeda, maka saya bisa berfokus untuk memulihkan diri. Tapi nyatanya saya tak bisa karena harus menjaga poin saya. Semoga di masa mendatang, akan ada perlindungan lebih terhadap hak para pemain,” sambung Azarenka.
Alhasil, Masha geram, terlebih atlet tenis yang juga terjun ke dunia entertainment tersebut memiliki ambisi untuk bisa meraih gelar juara WTA lagi. Masha geram terhapap alasan Azarenka yang dia duga cuma “akal-akalan” belaka—tidak karena cedera sunggujan, agar Azarenka terus bisa menduduki posisi pucuk.
”Dia lebih sering beralasan cedera dari yang lainnya dan dia tetap menjadi nomor satu di peringkat dunia. Saya rasa, tahun lalu dia juga lebih sering cedera dari petenis lain. Kadang dia mundur dari turnamen, kemudian anda akan melihatnya sudah latihan dua hari berikutnya,” ucap Masha.
“Bagi saya, jika cedera tapi masih merasa bisa bermain, saya takkan ikut turnamen. Kesehatan tubuh saya menjadi yang utama dan jika saya harus kehilangan poin, saya takkan peduli,” pungkas Masha, sebagaimana dikutip oleh Reuters, Sabtu 19 Mei 2012.



